makalah methodologi penelitian

MAKALAH  METHODOLOGY PENELITIAN

Tentang :

MODEL-MODEL PERUMUSAN HIPOTESIS

 

 

 

 

 

Oleh :

Ilham Marzuki             : 409. 493

 

Dosen Pembimbing :

Prof. Dr. H. Asnwir

 

JURUSAN TADRIS BAHASA INGGRIS

FAKULTAS TARBIYAH

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGRI (IAIN)

IMAM BONJOL PADANG

1432  H / 2011 M

 

 

 

 

 

Bab l

Pendahuluan

 

Hipotesis (hypo = sebelum; yhesisi = pernyataan, pendapat) adalah suatu pernyataan yang pada waktu diungkapkan belum diketahui kebenarannya, tetapi memungkinkan untuk diuji dalam kenyataan empiris. Hipotesis memungkinkan untuk menghubungkan teori dengan pengamatan, atau pengamatan dengan teori.

Hipotesis mengemukakan pernyataan tentang harapan peneliti mengenai hubungan–hubungan antara variable-variabel di dalam persoalan. Dengan demikian hipotesis ini memberikan arah pada penelitian yang harus dilakuakan oleh peneliti.

Jadi dapat disimpulkan bahwa Hipotesis itu adalah jawaban sementara terhadap masalah yang masih bersifat praduga karena masih harus dibuktikan kebenarannya, atau pernyataan tentative yang merupakan dugaan mengenai apa saja yang sedang kita amati dalam usaha untuk memahaminya.

Ada beberapa model-model rumusan hipotesis, yang mana pada umumnya untuk mengggambarkan hubungan dua variable akibat. Dan ada hipotesis yang menggambarkan perbandingan satu variable dari dua sample. Hipotesis merupakan pernyataan yang sangat penting dalam suatu penelitain.

Oleh karena itu, seorang peneliti dituntut kemampuannya untuk dapat merumuskan hipotesis dengan jelas. Untuk itu dalam makalah ini pemakalah akan mencoba membahas dan menjelaskan Model-Model Rumusan Hipotesis. Sedangkan Pengujian Hipotesis Dan Tindak Lanjutnya Dalam Penelitian akan di jelaskan oleh pemakalah selanjutnya.

 

Bab ll

Pembahasan

Model-Model Hipotesis

Hipotesis pada umumnya dirumuskan untuk menggambarkan hubungan dua variable. Namun, ada hipotesis yang menggambarkan perbandingan satu variable dari dua sample. Misalnya : perasaan takut antara penduduk tepi pantai dengan penduduk pegunungan terhadap gelombang laut.

Seorang ahli yang bernama Borg dan Gall (1979:61) mengajukan adanya persyaratan untuk hipotesis, yaitu :

  1. Hipotesis harus dirumuskan dengan singkat dan jelas.
  2. Hipotesis harus dengan nyata menunjukkan adanya hubungan antara dua variable atau lebih.
  3. Hipotesis harus didukung oleh teori-teori yang dikemukakan oleh para ahli atau hasil penelitaian yang relevan.

Ada tiga model hipotesis yang digunakan dalam penelitaian, yaitu :

  1. Hipotesis Kerja, yang disebut Hipotesis Alternative (Ha). Yaitu yang menyatakan adanya hubungan dua variable x dan y, atau adanya perbedaan antara dua kelompok.

Rumusan hipotsis kerja :

  1. jika…… maka…..

contoh : jika orang banyak makan, maka berat badannya akan naik.

  1. Ada perbedaan antara …. Dan…..

Contoh : ada perbedaan penduduk kota dan penduduk desa dalam hal berpakian

  1. Ada pengaruh…….. terhadap…….

Contoh : ada pengaruh makan terhadap berat badan

 

  1. Hipotesis Nol (Null Hypotheses) disingakat (Ho)

Hipotesis nol sering juga disebut hipotesis operasional. Hipotesis nol menyatakan tidak adanya perbedaan antara dua variable.

Rumussan Hipotesis Nol

  1. Tidak ada perbedaan antara …………….. dengan ……

Contoh : tidak ada pengaruh antara Mahasiswa tingakat I dengan Mahasiswa tingakat II dalam disiplin kuliah.

  1. Tidak ada pengaruh ……. Terhadap…..

Contoh : tidak ada pengaruh jarak dari rumah ke sekolah terhadap kerajinan mengikuti kuliah.

  1. Hipotesis statistik: Hipotesis statistik merupakan jenis Hipotesis yang dirumuskan dalam bentuk notasi statistik.

Hipotesis ini dirumuskan berdasarkan pengamatan peneliti terhadap populasi dalam bentuk angka-angka (kuantitatif).

Misalnya: H0: r = 0; atau H0: p = 0 .

Rumusan hipotesis statistic

–          Hipotesis statistik ialah Hipotesis operasional yang diterjemahkan kedalam bentuk angka-angka statistik sesuai dengan alat ukur yang dipilih oleh peneliti.

–          Dalam contoh ini asumsi kenaikan pemasukan sebesar 30%, maka Hipotesisnya berbunyi sebagai berikut:

–          H0: P = 0,3

H1: P m0,3

 

 

DAFTAR PUSTAKA

–          Prof. Dr. Arikunto Suharsimi. PROSEDUR PENELITIAN Suatu Pendekatan Peraktik, (Jakarta, PT RINEKA CIPTA, 2006) Edisi Revisi VI, Cet 13 Hlm 73-74

–          Google

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s