makalah psikologi agama tentang mistisme

MAKALAH  PSIKOLOGI AGAMA

Tentang :

MISTISE DALAM KAJIAN PSIKOLOGI AGAMA

(Pengertian Mistisme, hal-hal yang termasuk Mistisme)

DAN MISTIK DALAM ISLAM  (Tasawuf)

 

 

 

 

 

Oleh :

Ilham Marzuki             : 409. 493

 

 

Dosen Pembimbing :

Prof. Dr. H. Ramayulis

 

 

JURUSAN TADRIS BAHASA INGGRIS

FAKULTAS TARBIYAH

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGRI (IAIN)

IMAM BONJOL PADANG

1432  H / 2011 M

Bab l

Pendahuluan

Mistisme merupakan terminologi dari kaum orientalis Barat yang dapat disamakan dengan Tasawuf dalam islam. Menurut Harun Nasution, intisarari mistisme, termasuk di dalamnya Sufisme, yaitu kesadaran akan adanya komunikasi dan dialog antara roh manusia dengan Tuhan dengan mengasingkan diri dan berkontemplasi.

Mistik itu berarti persoalan-persoalan yang menyangkut hal-hal gaib, kemampuan supranatural dan praktik-praktik yang menimbulkan kemampuan supranatural, dan hal-hal seperti ini tidak bisa dipisahkan dari agama yang mana mistik itu bagian dari agama, dan setiap bagian dari agama itu menyatu dengan agama.

Sebagiamana kita tahu bahwa para Nabi memiliki kemampuan mistik yang disebut dengan Mukjizat, dan para Wali memiliki kemampuan mistik berupa karamah, begitu juga para Ulama shaleh memiliki kemampuan mistik berupa maunah.

Mistik itu bagian dari para Nabi, Wali dan Ulama shaleh, jadi mistik itu bagian dari agama, dimana mistisme di jumpai dalam semua agama, baik agama langit (Teistik), seperti : Islam Nasrani, dan Yahudi, maupun agama Bumi (Non Teistik), yaitu : agama Budha, Sinto dan sebaginya.

Untuk lebih jelasnya pemakalah akan mencoba menguraikannya dalam makalah ini, dimana pemakalah akan membahas “Mistisme dalam kajian Psikologi Agama (pengertian mistisme, hal-hal yang termasuk dalam mistik) dan Mistik dalam Agama Islam. 

 

 

BAB ll

Pembahasan

MISTISME

  1. A.   Pengertiam mistisme

Kata mistisisme berasal dari bahasa Yunani Meyein, yang artinya “menutup mata”. Kata mistik biasanya digunakan untuk menunjukkan hal-hala yang berkaitan denganpengetahuan tentang misteri. Dalam arti luas, mistik dapat didefinisikan sebagai kesadaran terhadap kenyataan tunggal, yang mungkin disebut kearifan, cahaya, cinta atau nihil. Pengertian mistisme merupakan Terminologi dari kaum orientalis Barat yang dapat disamakan dengan pengertian Tasawuf dalam islam.

Secara umum mistisme kontemporer disebut kebatinan, ia berasal dari bahasa Arab Bathin, yang berarti dalam, di dalam hati, tersembunyi dan penuh rahasia. Cliord Gertz menginterpretasikan batin sebagai “wilayah dalam pengalaman manusia”.

Menurut Harun Nasution, intisari dari mistisme, termasuk di dalamnya Sufisme, ialah kesadaran akan adanya komunikasi dan dialog antara roh manusia dengan Tuhan dengan mengasingkan diri dan berkontemplasi.

Mistisme dijumapai dalam semua agama baik agama langit (Teistik) seperti Islam, Yahudi, dan Nasrani maupun agama bumi (non Teistik) seperti agama Budha, Sinto dan sbagainya .

Dalam psikologi agama yang terpenting yang harus kita ingat bahwa mistisme tidak dilihat dari segi ajarannnya akan tetapi dari segi pengaruh mistik tersebut dengan prilaku beragama para penganutnya. Itulah sebabnya mistisme termasuk salah satu aspek yang dikaji dalam psikologi agama.

  1. B.     Kracteristik Mistisme

William James, menjelaskan tentang kondisi mistisisme. Menurutnya, kondisi tersebut ditandai dengan empat karakteristik, yaitu:

  1. Ia merupakan sustu kondisi yang mustahil dapat dideskripsikan atau dijabarkan, kondisi tersebut merupakan perasaan (stste of feeling) yang sulit dilakukan pada orang lain dengan detail kata seteliti apa pun.
  2. Ia merupakan merupakan suatu kondisi pemahaman (neotic), sebab bagi para pelakunya ia merupakan kondisi pengetahuan. Dalam kondisi tersebut tersingkap hakikat realitas yang baginya merupakan ilham dan bukan pengetahuan demonstratif.
  3. Ia merupakan suatu kondisi yang cepat sirna (transiency). Dengan kata lain, ia tidak langsung tinggal lama pada sang sufi atau mistikus, tapi ia menimbulkan kesan-kesan yang sangat kuat dalam ingatan.
  4. Ia merupakan kondisi pasif (passivity).

Sedangkan menurut Al-Taftazani mengungkap lima karakteristik, di mana karakteristik tersebut memiliki cirri-ciri yang bersifat psikis, moral, dan epistimologis. Karakteristik tersebut adalah:

  1. Peningkatan moral. Setiap tasawuf atau mistisisme memiliki nilai-nilai moral tertentu yang tujuannya untuk membersihkan jiwa, untuk merealisasikan nilai-nilai itu.
  2. Pemenuhan fana (sirna) dalam realitas mutlak. Yang dimaksud fana yaitu, bahwa dengan latihan fisik serta psikis yang ditempuhnya, akhirnya seorang sufi atau mistikus sampai pada kondisi psikis tertentu. Di mana dia sudah tidak lagi merasakan adanya diri ataupun kekuatannya. Bahkan dia merasa kekal abadi dalam realitas tertinggi.
  3. Pengetahuan intuitif langsung, yaitu metode pemahaman hakikat realitas di balik persepsi inderawi dan penalaran intelektual, yang disebut dengan kasfy atau intuisi, maka dalam kondisi seperti ini dia disebut sebagai sufi ataupun mistikus.
  4. Ketentraman atau kebahagiaan. Seorang sufi atau mistikus akan tebebas dari semua rasa takut dan merasa intens dalam ketentraman jiwa, serta kebahagiaan dirinya pun terwujudkan.
  5. Penggunaan symbol dalam ungkapan-ungkapan. Yang dimaksud dengan penggunaan symbol ialah bahwa ungkapan-ungkapan yang dipergunakan sufi atau mistikus itu biasanya mengandung dua pengertian. Pertama, pengertian yang ditimba dari harfiah kata-kata. Kedua, pengertian yang ditimba dari analisis serta pendalaman. Tasawuf atau mistisisme adalah kondisi-kondisi yang khusus, mustahil dapat diungkapkan dengan kata-kata. Dan ia pun bukan kondisi yang sama pada semua orang.

 

  1. C.    Hal-Hal Yang Termasuk Mistisme
  2. 1.      Ilmu Gaib

Yang dimaksud ilmu gaib di sini adalah cara-cara dan maksud memnggunkan kekuatan yang diduga ada di alam gaib, yaitu yang tidak dapat diamati oleh rasio dan pengalaman fisik manusia.

Kekuatan-kekuatan gaib ini dipercaya berada di tampat-tempat tertentu, seperti pada benda-benda (pusaka) ataupun berada dan menjelama dalam tubuh manusia. Sehingga timbullah tempat keramat dan dukun sebagai wadah dari kekuatan gaib.

 

  1. 2.      Magis

Magis ialah suatu tindakan dengan anggapan bahwa kekuatan gaib bisa mempengaruhi duniawi secara nonkukultus dan nonteknis bedasarkan kenangan dan pengalaman. Orang yang mempercayai bahwa karena  orang dapat mencapai yang diinginkannya dengan tidak memperhatikan hubungan sebab akibat secara langsung antara perbuatan dengan hasil yang diinginkan.

Untuk lebih jelasnya hubungan unsur-unsur antara kebatinan dan kaitannya dengan magis  yang paling erat hubungannya.

  1. Magis dan Takhayyul

Orang yang percaya bahwa untuk membunuh seseorang dapat dipergunakan bagian dari apa yang ada dibadannya. Misalnya dengan cara membakar rambutnya, atau kukunya. Tindakan membunuh dan membakar rambut dan kuku agar seseorang mati (Magis) dan penggunaan rambut dan kuku sebagai alat pembunuh (Takhayyul).

  1. Magis dan Ilmu Gaib

Jika digunakan contoh diatas, maka mempercayai kemampuan membunuh dengan mempergunakan keampuhan rambut dan kuku melalui suatu proses pengolah tertentu secara irrasiomnal ( tergolong ilmu gaib).

  1. Magis dan Kultus

Jika dihubungkan dengan kultus maka magis merupakan perbuat yang dinaggap mempunyai kekuatan memaksa kepada supernatural (Tuhan). Kultus merupakan perbutan yang terbatas pada pengharap dan mempengaruhi supernatural (Tuhan).

 

  1. 3.      Para Psikologi

Menurut para Psikologi, gejala jiwa manusia itu dapat di bagi atas :

  1. Geejala jiwa normal, yang terdapat pada orang yang normal.
  2. Gejala a-normal terdiri dari :

1)      Gejala jiwa supra-normal yang terdapat pada tokoh-tokoh pemimpin dunia yang jenisus.

2)      Gejala jiwa para normal, yang terdapat pada manusia normal, dengan beberapa kelebihan yang menyebabkan ia mempunyai beberapa kemampun berupa gejala-gejala yang terjadi tanpa melalui sebab akibat panca indra.

3)      Gejala jiwa abnormal, gejala jiwa yang menyimpang dari gejala biasa karna bebera gangguan jiwa (sakit jiwa).

Para psikologi adalah cabang psikologi yang mempelajari tentang : gejala-gejala jiwa yang terjadi tanpa dengan panca indra serta perubahan-perubahan yang bersifat fisik yang di gerakkan oleh jiwa tanpa menggunakan kekuatan yang terkait dalam tubuh manusia.

  1. 4.      Kebatinan
  2. Pengertian

Kata “kebatinan” berasal dari bahasa Arab yaitu : “Bathin” yang bearti perut sebelah dalam, tersembunyi rohani, sedangkan lawan dari kata bathin adalah “Zhahir” yang berarti “punggung”, sebelah luar, jasmani.

Jadi dapat didefinisikan kebatinan yaitu : suatu paham atau aliran yang mengutamakan hidup kejiwaan guna menemukan jalan menempatkan manusia pada temapat yang sewajarnya di tengah masyarakat dan mencari hubungan yang seakrab-akarabnya dengan Tuhan.

  1. Sebab-sebab lahirnya kebatinan menurut beberapa Ahli, yaitu :
  2. Menurut Baroroh Baried mengutip pendapat A John dalam bukunya “History Of South East Asia” oleh D.G.E Hall (editor) dengan judul “Muslim Mistic And Histirical Writing” menyatakan “Islamisasi Indonesia datang dari India selatan, yang membawanya adalah rombongan ahli Sufi yang ikut dalam rombongan pedagang”. Ajaran-ajaran sufi inilah yang di kembangkan oleh Wali Songo di seluruh Jawa, akan tetapi ajaran-ajarannya sebagian dipengaruhi oleh kebudayaan jawa, agama Budha, kepercayaan Anisme dan Dinamisme. Dan inilah yang menjelma memnjadi aliran kebatinan.
  3. Menurut Soedjisastodihardjo, adalah “Out Of Place” yang mengakibatkan frustasi dalam memnghadapi situasi social yang melingkupi hidupnya. Ia mencari sesuatu yang dapat menentramkan jiwanya. Usaha penentraman jiwa ini dapat mengambil bentuk penggunaan narkotik, dan tak sedikit juga yang melarikan diri kepada kehidupan kerohanian (kebathianan).

 

  1. 5.      Tasauwuf
  2. pengertian

Tasawuf berarti usaha melatih diri dan berjuang melawan hawa nafsu dengan membuang segala sifat-sifat yang keji dan membawa kepada akhlak yang indah seperti zuhud, penyatun, sabar, ikhlas, benar dan sebagainya.

Menurut Muhammad Rasyid Ridha tujuan Tasawuf adalah untuk memperoleh hubungan langsung dan disadari dengan Tuhan, sehinggga disadari benar-benar bahwa seseorang berada dihadirat Tuhan. Tasauf ini hanya terdapat dalam agama islam saja.

  1. Dasar-Dasar Ajaran Tasawuf

Menurut Hamka bahwa Tasawuf timbul dan tersebar dari ajaran islam itu sediri ( Al-Qur’an dan Hadits, perjalanan Rasulullah dan para sahabat) dan juga pengaruh dari kebudayaan dan di luar agama islam.

Diantara ayat Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah mengenai Tasawuf. Yaitu :

¬!ur ä-̍ô±pRùQ$# Ü>̍øópRùQ$#ur 4 $yJuZ÷ƒr’sù (#q—9uqè? §NsVsù çmô_ur «!$# 4 žcÎ) ©!$# ììřºur ÒOŠÎ=tæ ÇÊÊÎÈ  

“Dan kepunyaan Allah-lah Timur dan Barat, Maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah[83]. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha mengetahui”. (Al-Baqrah : 115)

[83] Disitulah wajah Allah maksudnya; kekuasaan Allah meliputi seluruh alam; sebab itu di mana saja manusia berada, Allah mengetahui perbuatannya, karena ia selalu berhadapan dengan Allah.

 

#sŒÎ)ur y7s9r’y™ “ÏŠ$t6Ïã ÓÍh_t㠒ÎoTÎ*sù ë=ƒÌs% ( Ü=‹Å_é& nouqôãyŠ Æí#¤$!$# #sŒÎ) Èb$tãyŠ ( (#qç6‹ÉftGó¡uŠù=sù ’Í< (#qãZÏB÷sã‹ø9ur ’Î1 öNßg¯=yès9 šcr߉ä©ötƒ ÇÊÑÏÈ  

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”. (Al-Baqrah : 186)

Hadis Rasullah “Orang yang mengetahui dirinya itulah orang yang mengetahui Tuhannya”.

  1. Pokok-Pokok Ajaran Tasawuf

1)      Taqarrub Ila Allah

Filsafah yang menjadi dasanya adalah :

a)      Tuhan bersifat rohani, bahagian yang dapat mendekatkan diri kepada-Nya adalah roh manusia bukan jasadnya.

b)      Tuhan maha suci, yang dapat diterima Tuhan untuk mendekati-Nya adalah roh manusia yang suci. Pensucian roh dapat dilakukan dengan dua cara :

1). Memperbanyak ibadah kepada allah.

2). Menghilangkan ketergantungan kepada dunia dan materi.

2)      Jalan Untuk Mendekatkan Diri Kepada allah

Dalam ajaran Tasawuf, seorang Sufi dalam mendekatakan diri kepada Allah, bukanlah semudah membalik telapak tangan, tetapi ia harus menempuh jalan tertentu yang sulit dan panjang, yang disebut maqam.

Maqam adalah disiplin kerohanian yang ditujukkan orang sufi berupa pengalaman-pengalaman yang dirasakan dan diperolehnya melalui usaha-usaha tertentu. Adapun tahapan maqam yang harus dilalui oleh seorang Sufi, yaitu :

  1. Taubat, Yaitu : Taubat yang tidak akan membawanya kepada dosa lagi, sehingga lupa segala-galanya kecuali Tuhan.
  2. Wara’, Yaitu :Meninggalkan sesuatu yang diragukan tentang  kehalalannya sesuatu.
  3. Zuhud, Yaitu meninggalkan dunia dan hidup kematerian. Faqir yaitu tidak meminta lebih dari apa yang di miliki.
  4. Al-faqr, Yaitu : Merasa tidak memiliki sesuatu, karena karena apapun yang dimiliki seseorang tidak lain adalah milik Allah semesta.
  5. Sabr, Yaitu : Sabar dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya dan dalam menerima segala cobaan.
  6. Tawakkal, Yaitu : Menyerah kepada qadha dan putusan dari Allah
  7. Ridha, Yaitu : Menerima ketentuan Allah dengan hati yang senang.

Simbol-simbol mistis yang terkenal di dunia

Klenik

 Simbol atau lambang klenik adalah sarana kekuatan yang digunakan pengikut aliran sesat untuk memohon bantuan kekuatan jahat dalam dunia gaib dan pemujaan setan. Tetapi penggunaannya baru bisa efektif jika dalam bentuk 3 dimensi. Simbol ini digunakan orang untuk menarik perhatian kekuatan gelap.

 Angka 666 dalam bahasa Latin bisa diartikan sebagai DIC LVX = dicit lux – suara cahaya. Setan dalam bahasa Latin sering diberi nama sebagai Lucifer (Lux Ferre) atau Si Pembawa Cahaya. Dalam istilah astrologi disebut juga sebagai Bintang Fajar atau Venus atau planet ke-6 terbesar dalam tata surya kita.

666 dalam angka Rumawi = DCLXVI atau dalam arti kata lain dalam angka 666 tersebut telah dapat merepresentasikan seluruh angka yang terdapat dalam angka Romawi (D = 500, C = 100, L = 50, X = 10, V = 5, I = 1).

Semua yang buruk dan jahat konon mempunyai kaitannya dengan angka 666 seperti roulet, apabila semua angka di meja roulet dijumlahkan akan menjadi 666. Berzinah itu dosa berat, maka dari itu angka 666 dalam bahasa Yunani mempresentasikan XES (sex terbalik). Begitu juga dengan nama dari Kaiser Nero dalam bahasa Ibrani ini bisa ditulis dengan angka 666 (Neron Kesar). Racun yang mematikan adalah racun 666 = racun Hexachloride yang diambil dari formula kimia C6H6Cl6. Hal inilah yang menyebabkan angka 666 selalu diidentikkan dengan Satanisme atau hal-hal yang berbau pemujaan setan.

TANDUK UNICORN
 Jika uang merupakan sebuah problema, simbol ini diyakini bisa menawarkan bebarapa solusi secara mistik. Pertama kali digunakan para pendeta Druid di Skotlandia dan Irlandia. Biasanya, tanduk Unicorn dipakai dalam upacara ritual untuk meminta bantuan keuangan kepada setan. Nama lain untuk simbol ini adalah tanduk Italia, tongkat sihir peri atau tongkat Leprechaun.

Dalam mitologi Indian, simbol tanduk sering disebut-sebut. Kelihatannya seperti lambang kemaluan lelaki. Bila diamati secara seksama, pada beberapa pakaian, simbol seperti ini tampak melingkari leher si pemakai. Sementara di daratan Eropa, simbol unicorn dianggap berhubungan dengan persoalan seksualitas dan merupakan sebuah simbol kekuatan seks. Legenda Unicorn terdapat dalam kisah-kisah kaum Nasrani, Islam, Cina, dan Indian.

Ankh

  Sepintas lalu, simbol ini mirip dengan salib dalam ajaran kaum Nasrani. Tapi tidak, gambar ini sama sekali tak ada hubungannya dengan salib. Ankh merupakan salah satu simbol kekuatan terdahsyat dari dunia mistik hitam. Bila ditelusuri sejarahnya, Ankh berasal dari mistik Mesir kuno. Pada masa itu Ankh dipergunakan dalam upacara pemujaan RA, dewa matahari Mesir kuno yang diyakini sebagai wujud lain dari setan. Ra juga dianggap sebagai pencipta alam semesta dan disembah oleh orang-orang Mesir kuno. Lingkaran di atas kepala adalah gambaran matahari.

Ankh merupakan simbol reinkarnasi. Namun konsepnya berbeda dengan pengertian ajaran Budha dan Hindu. Dalam ajaran Mesir kuno, Ankh bermakna sebagai keabadian hidup. Syarat utama untuk menggunakan simbol ini, orang-orang Mesir kuno diwajibkan mempersembahkan kesucian para gadis perawan dalam sebuah pesta ritual yang menyeramkan

PENTAGRAM
 Simbol ini sering digunakan oleh para penyihir wanita dalam melakukan prakteknya. Pentagram berhubungan dengan Lucifer dan penyihir wanita percaya bahwa Lucifer berarti “Putra Sang Fajar”.

Ada beberapa kebenaran dalam gambaran tentang setan yang dilukiskan sebagai seorang “malaikat penerang” dan merupakan salah satu makhluk terindah yang pernah diciptakan. Karena itu, rasa bangga dan kesombongan telah menguasai diri Lucifer. Karena sifat juga yang membuatnya terpuruk dalam kesesatan. Jika pentagram ini diputar secara terbalik, bentuknya jadi semacam bintang yang bertanduk. Atau bila diamati secara seksama. simbol bintang ini dalam perputarannya seakan-akan membentuk wajah setan. Dan sampai saat ini, Pentagram dijadikan sebuah simbol yang dipergunakan seluruh gereja setan di dunia.

HEXAGRAM
Disebut Hexagram karena berbentuk bintang segi enam. Hexagram sering dipergunakan dalam upacara ritual mistik dalam dunia gaib hitam. Simbol ini harus tersedia ketika memanggil setan secara berulang-ulang selama ritual berlangsung. Kata “Hex” berasal dari lambang ini.

Terdapat sebuah catatan penting yang menyangkut Hexagram yang pernah digunakan pesulap terkenal Cellini. Dulu, ia dan muridnya, Cenci, mencoba menantang setan-setan dari dalam sebuah lingkaran yang telah dilukiskan di atas tanah di Coliseum (stadion besar), kota Romawi.

Kebanyakan para setan memang akan muncul bila diundang, tapi justru kehadiran itu merusak ritual. Tapi Cellini yakin, selama ia dan muridnya berada dalam lingkaran, akan aman dari serangan setan. Pada saat itu Cenci mengaku telah melihat 5 sosok setan besar yang berusaha sekuat tenaga untuk menembus lingkaran Hexagram.

Dalam spiritual Cina, I Ching, Hexagam juga dipergunakan dengan kombinasi garis lurus dan garis putus yang berhubungan dengan energi “Yin” dan “Yang”. Hexagram, pada dasarnya sama sekali tidak menunjukkan pengertian yang bisa bikin bulu kuduk berdiri.

SCARAB
Kata Scarab berasal dari bahasa latin; Scarabaeus Sacer. Ia termasuk salah satu hewan anggota dari keluarga kumbang. Orang-orang Mesir kuno meyakini tipe kumbang jenis ini sebagai sesuatu yang keramat, disucikan dan dijadikan simbol, tanda, atau jimat. Scarab digunakan dalam upacara ritual untuk memohon hal-hal yang menyesatkan dan kotor. Sedangkan nama lain yang lebih tepat untuk kumbang satu ini adalah “Dung” (maaf, tahi!). Mungkin karena hobinya yang gemar menggali lubang di dekat tumpukan kotoran. Selain untuk tempat bertelur, juga untuk tempat penyimpanan makanan.

Di daerah tropis, bukan hal aneh bila menemukan kumbang kotoran mempermainkan gumpalan kotoran sebesar apel dengan tubuhnya. Menjijikan memang, tapi itu pula sebabnya mengapa para tukang sihir wanita suka menggunakan kumbang dalam praktek-praktek sihirnya.

EYE OF HORUS
 Horus adalah sosok dewa yang berhubungan dengan matahari. Ia merupakan putra dari Isis dan Osiris. Mata Horus merupakan simbol mistik dari kekuatan gelap yang bermakna “Maha Tahu” dan “Maha Melihat”. Biasanya ia dilukis dalam hieroglips (Tulisan Mesir kuno) di dinding-dinding Piramid. Osiris adalah sang raja sekaligus hakim kematian. Ia suami dan juga abang dari Isis. Ia juga merupakan sosok dewa senior tertinggi dalam kepercayaan Mesir kuno.

Biasanya, Osiris sering digambarkan sebagai figur laki-laki dengan janggut menghiasi dagu dan dibungkus seperti mumi. Di atas kepalanya bertengger sebuah mahkota yang dikenal dengan nama “Mahkota Atef”. Biarpun ia pernah mati dalam peperangan, tapi ia bisa dihidupkan kembali oleh putranya, Horus. Isis adalah dewi kesuburan dan ibu dari Horus. Selain di Mesir, ia dikenal juga sebagai salah satu dewa dalam legenda-legenda Yunani dan kekaisaran Romawi.

ISIS”S CRESCENT MOON
 Melengkapi pembahasan Mata Horus, bulan sabit digunakan sebagai simbolisasi dari Isis. Identitas lainnya adalah Diana, sang Ratu Surga. Kitab-kitab kuno mengisahkan riwayat keturunannya berasal dari cucu Nuh bernama Cush. Ia menikahi seorang perempuan jahat bernama Semiramis yang kelak menjadi ratu Babylonia.

Di dalam dunia mistik sesat, ada beberapa bentuk dari perempuan jahat ini, di antaranya: Venus, Ashtoreth, Diana, Isis. Simbol setan sering dikaitkan dengan persoalan hubungan seks yang tak lazim. Di bawah sinar bintang dan rembulan, upacara ritual ini melibatkan para pengikutnya menikmati seks satu sama lain atas nama setan. Berhati-hatilah terhadap simbol-simbol ini dan praktek-praktek kesesatan yang mungkin tanpa Anda sadari ada di lingkungan sekitar Anda. Biasanya kelompok aliran sesat selalu menjalankan aktifitasnya dengan cara terselubung dan bersembunyi di balik topeng-topeng ilusi yang membiuskan.

 

BAB III

KESIMPULAN

Kata mistisisme berasal dari bahasa Yunani Meyein, yang artinya “menutup mata”. Kata mistik biasanya digunakan untuk menunjukkan hal-hala yang berkaitan denganpengetahuan tentang misteri. Dalam arti luas, mistik dapat didefinisikan sebagai kesadaran terhadap kenyataan tunggal, yang mungkin disebut kearifan, cahaya, cinta atau nihil. Pengertian mistisme merupakan Terminologi dari kaum orientalis Barat yang dapat disamakan dengan pengertian Tasawuf dalam islam.

Menurut Harun Nasution, intisari dari mistisme, termasuk di dalamnya Sufisme, ialah kesadaran akan adanya komunikasi dan dialog antara roh manusia dengan Tuhan dengan mengasingkan diri dan berkontemplasi.

Mistisme dijumapai dalam semua agama baik agama langit (Teistik) seperti Islam, Yahudi, dan Nasrani maupun agama bumi (non Teistik) seperti agama Budha, Sinto dan sbagainya .

Adapun hal-ha yang termasuk mistisme ada lima macam yaitu:

  1. Ilmu gaib yaitu : kekuatan-kekuatan yang tidak dapat diamati oleh rasio dan pengalaman fisik manusia.
  2. Magis yaitu : suatu tindakan dengan anggapan, bahwa kekuatan gaib dapat mempengaruhi manusia secara nonkultus dan nonteknis berdasarkan pengalaman dan kenangan.
  3. Para psikologi yaitu : yang mempelajari tentang gejala-gejala jiwa yang terjadi tanpa dengan panca indera serta perubahan-perubahan yang bersifat fisik yang digerakkan oleh jiwa tanpa menggunakakan kekuatan yag terkait dengan tubuh manusia.
  4. Kebatinan yaitu : suatu paham atau aliran yang mengutamakan hidup kejiwaan guna menemukan jalan menempatkan manusia pada tempat yang sewajarnya di  tengah masyarakat dan mencari hubungan yang seakrab-akrabnya dengan tuhan kalau perlu bersatu dengan tuhan.
  5. Tasawuf yaitu : untuk memperoleh hubungan langsung dengan tuhan sehingga di sadari bahwa seseorang berada di akhiranya tuhan. Dan tasawuf hanya terdapat dalam islam.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

–          Ramayulis psikologi agama, Jakarta:kalam mulia,2002

–          http://azibrajaby.blogspot.com/2009/06/islam-dan-kebatinan-sudy-tentang.html

–          http://myquran.org/forum/index.php?topic=49963.0

–          http://kacongmadura.multiply.com/journal/item/5/Mistisisme_dalam_Psikologi_Agama

–          http://saifudin9.blogspot.com/2009/07/psikologi-sufistik-dalam-tradisi.html

–           Image

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s